Disini saya akan menceritakan sedikit pengalaman berorganisasi
yang pernah saya ikuti di sekolah. Dimana sebelum saya memulai berbagi
pengalaman saya, terlebih dahulu saya ingin memberitahu apa arti berorganisasi dan apa manfaat berorganisasi itu sendiri.
Pengertian Organisasi
Organisasi adalah
sekelompok orang yang memiliki satu tujuan yang sama, saling menggerakkan dan
memiliki sarana untuk mencapai tujuan tersebut dengan adanya suatu koordinasi,
dari sejumlah sub sistem yang saling berhubungan dan saling tergantung, bekerja
sama atas dasar pembagian kerja, peran, wewenang, tanggung jawab serta memiliki
tujuan yang ingin dicapai.
Manfaat Organisasi
Organisasi merupakan sebuah wadah yang
sangat penting dan bermanfaat bagi kehidupan kita. Berikut ini beberapa manfaat
organisasi menurut pendapat saya :
1.
Melatih jiwa kepemimpinan
Dalam berorganisasi,
kita dituntut untuk memimpin diri sendiri bahkan memimpin orang lain. Organisasi
merupakan sebuah wadah yang terdiri dari banyak orang yang mempunyai sifat dan
karakter berbeda-beda. Tentunya hal tersebut masalah besar jika kita tidak
mempunyai jiwa kepemimpinan yang adil untuk memimpin organisasi tersebut.
2.
Memperbanyak teman
Organisasi
terdiri dari sekumpulan orang yang saling berinteraksi satu
sama lain. Interaksi yang baik antara pelaku organisasi
berdampak positif dalam suatu organisasi, semakin banyak pula teman yang kita
dapat.
3. Menambah pengalaman
Saat berorganisasi, banyak sekali hal yang kita lakukan. Baik itu
kegiatan sosial
maupun kegiatan lain yang tentunya membawa pengaruh baik untuk kita. Pengalaman-pengalaman
tersebut tentunya menjadi salah satu hal terpenting mengapa kita perlu
berorganisasi. Semakin banyak pengalaman yang kita miliki, semakin besar pula
peluang suksesnya hidup kita dikemudian hari.
Pada
bagian ini saatnya saya menceritakan pengalaman berorganisasi yang pernah saya
ikuti di sekolah.
Setiap manusia pasti mempunyai pengalaman berorganisasi
dalam hidupnya kalaupun jika ada satu orangpun tidak pernah mengikuti
organisasi bisa dianggap orang tersebut termasuk orang yang malas berorganisasi
dan tidak mau mengenal dan berinteraksi dengan orang lainnya. Hal ini dimulai
ketika seseorang sudah mengenal lingkungan hidupnya. Biasanya seseorang mulai
berinteraksi dengan sebuah organisasi sejak pertama kali, pada saat menginjak
bangku sekolah, yaitu pada masa SD. Lalu selanjutnya memasuki masa SMP, masa
SMA, dan sampai menginjak bangku Kuliah atau Perguruan Tinggi. Bahkan ada juga
yang sampai akhir hidupnya selalu mengikuti kegiatan keorganisasian baik
menjadi anggota maupun ketua/pemimpin di organisasi tersebut.
Dan inilah cerita pengalaman saya selama mengikuti
kegiatan organisasi yaitu menjadi Sekretaris disebuah bangku sekolah menengah
pertama ( SMP ). Awalnya saya ragu karna ini pertama kalinya saya mengikuti
kegiatan berorganisasi disekolah, namun apa boleh buat karna teman-teman saya
yang menunjuk dan mempercayai saya untuk memegang jabatan sebagai sekretaris
ini, saya pun menerima keputusan yang diambil oleh teman-teman saya dan hati
kecil saya berkata “semoga jabatan ini
tidak sulit”. Selesai pembagian jabatan,
hari demi hari pun saya lewati, tentu saja hari-hari saya berubah dari yang
awal masuk belum menjadi apa-apa, dan sampai akhirnya menjadi orang yang
dipercaya. Mendapat jabatan tentu bukan hal yang mudah, disamping memperbanyak
tugas harian yang setiap harinya harus menuliskan kejadian apa yang terjadi saat
dikelas maupun diluar kelas, melapor kebagian piket kelas, meminta absen ke setiap kelas, menuliskan daftar hadir
siswa (absen), sampai pengajuan peminjaman laboratorium, ruang computer, ruang music
saya terlibat didalamnya. Setiap harinya ada saja yang wajib saya laporkan ke
ruang piket entah dalam bentuk tulisan maupun tulisan.
Keesokkan harinya kegiatan ini mulai rutin saya lakukan,
dan saya mulai mengerti bagaimana tindakan yang harus saya lakukan jika terjadi
masalah di dalam kelas maupun diluar kelas. Suatu hari saya ditugaskan untuk
menuliskan laporan dimana laporan ini bertujuan untuk mengadakan acara diluar
sekolah, awalnya saya bingung hal pertama apa yang harus saya tuliskan untuk
pengajuan laporan ini, akan tetapi karna saya perdana menjabat sebagai
sekretaris maka saya dibimbinglah oleh wali kelas saya. Pada saat saya
dibimbing menulis laporan pengajuan, terlintas dipikiran saya “apa ini sebenarnya tugas seorang
sekretaris?” entahlah,, saya hiraukan pemikiran saya tentang itu semua. Setiap
hari saya seperti anak murid yang sedang les privat dengan wali kelasnya yang
sedang menuliskan laporan. Hari-hari saya
pun saya lewati dengan bergelut sejumlah kertas dan tinta hitam yang pada saat
itu saya tulis dengan tangan sendiri. Rasa lelah yang hadir pada tangan saya
akhirnya berbuahkan hasil dengan diterimanya laporan pengajuan acara diluar sekolah
yang saya buat. Senyum dan tawa pun
hadir diraut wajah saya yang sejak itu tanpa menaruh beban.
Itulah sebagian kecil cerita pengalaman saya yang
mengikuti kegiatan organisasi disekolah, ya semoga menjadi inspirasi walaupun
hanya segitu saja dan tidak banyak. Semoga para pembaca dapat memahami arti
dari berorganisasi. Dan mau menyisihkan waktunya untuk kegiatan berorganisasi
baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Jangan takut untuk kehabisan
waktu bermain, karna waktu bermain kita bisa kita habiskan pada saat
berorganisasi.
Leni Ardiyanti
2ka14
14113953