Metode dan gaya mengajar dosen Teori Organisasi Umum 2 cukup
bagus hanya saja sangat sulit untuk mendapatkan grade nilai A. Karna untuk
mendapatkan grade A harus mengeluarkan bakat yang ada pada diri masing-masing
mahasiswa tersebut. Beda sekali dengan dosen Teori Organisasi Umum 1 yang
sangat mudah untuk mendapatkan grade nilai A hanya dengan mengupload blog yang
telah dibuat ke studentsite.
Rabu, 29 Juli 2015
10 HAL YANG PERLU DIPERBAIKI, DIHILANGKAN, ATAUPUN DI TAMBAHKAN
Di Universitas Gunadarma ada banyak sekali kekurangan yg
perlu di perbaiki, diantaranya :
1. Banyak ac yang kurang dingin ( perlu diperbaiki ).
2. Kursi meja yang kurang besar untuk menulis ( perlu
diperbaiki ).
3. Fasilitas proyektor ( perlu ditambahkan ).
4. Lampu penerangan dikelas masih ada yg mengedip-ngedip (
perlu diperbaiki ).
5. Fasilitas OHP masih banyak yang tidak bisa dipakai (
perlu diperbaiki ).
6. Pintu masih ada yang tidak bisa ditutup ( perlu
diperbaiki ).
7. Spidol, kapur dan penghapus ( perlu ditambahkan dikelas
masing-masing ).
8. Colokan listrik masih ada yang rusak ( perlu diperbaiki
).
9. Minimnya penerangan di toilet kampus ( perlu ditambahkan
).
10. Washtafel masih ada yang rusak ( perlu diperbaiki ).
Jumat, 05 Juni 2015
Gaya kepemimpinan
Seorang pemimpin tidak hanya sebagai
penguasa diatas bawahan-nya. Seorang pemimpin harus mempunyai skill yang cukup bagus
untuk bisa melatih atau membimbing bawahan-nya.
Disini saya akan menceritakan
sedikit tentang gaya kepemimpinan saya selama saya menjabat sebagai ketua Osis.
Mulanya biasa saja, dipikiran saya
hanya memikirkan bahwa seorang pemimpinya penguasa diatas anak buahnya.Namun seiring
berjalannya waktu, tugas semakin banyak, disini lah saya harus menentukan gaya apa
yang harus saya pakai untuk membina anggota osis yang lain agar tercapainya suatu tujuan yang kita harapkan.
Gaya yang saya pakai adalah gaya Democratic
Leadership yaitu suatau gaya kepemimpinan yang
menitik beratkan kepada kemampuan untuk menciptakan moral dan kemampuan untuk menciptakan
kepercayaan. Maksudnya disini ialah memusatkan seluruh kemampuan para anggota untuk
mencapai tujuan dan keberhasilan bersama. Dengan cara yang saya pakai ini bertujuan untuk mengembangkan
keputusan bersama dengan musyawarah agar dapat menyimpulkan keputusan bersama secara
bijak, karna posisi saya disini ialah menjabat sebagai ketua Osis.
Faktor Yang Mempengaruhi Kepemimpinan
Faktor-faktor
Yang Mempengaruhi Kepemimpinan
Suwatno
(2001:161), mengatakan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan
adalah sebagai berikut :
1.
Faktor genetis
Adalah
faktor yang menampilkan pandangan bahwa seseorang menjadi pemimpin karena latar
belakang keturunannya.
2.
Faktor sosial
Faktor
ini pada hakikatnya semua orang sama dan bisa menjadi pemimpin. Setiap orang
memiliki kemungkinan untuk menjadi seorang pemimpin, dan tersalur sesuai
lingkungannya.
3.
Faktor bakat
Faktor yang
berpandangan bahwa seseorang hanya akan berhasil menjadi seorang pemimpin yang
baik, apabila orang itu memang dari sejak kecil sudah membawa bakat
kepemimpinan.
Faktor-faktor yang
mempengaruhi kepemimpinan adalah sebagai berikut :
A. Faktor Kemampuan Personal
Pengertian kemampuan
adalah kombinasi antara potensi sejak pemimpin dilahirkan ke dunia sebagai
manusia dan faktor pendidikan yang ia dapatkan. Jika seseorang lahir dengan
kemampuan dasar kepemimpinan, ia akan lebih hebat jika mendapatkan perlakuan
edukatif dari lingkungan, jika tidak, ia hanya akan menjadi pemimpin yang biasa
dan standar. Sebaliknya jika manusia lahir tidak dengan potensi kepemimpinan
namun mendapatkan perlakuan edukatif dari lingkunganya akan menjadi pemimpin
dengan kemampuan yang standar pula. Dengan demikian antara potensi bawaan dan
perlakuan edukatif lingkungan adalah dua hal tidak terpisahkan yang sangat
menentukan hebatnya seorang pemimpin.
B. Faktor Jabatan
Pengertian jabatan
adalah struktur kekuasaan yang pemimpin duduki. Jabatan tidak dapat dihindari
terlebih dalam kehidupan modern saat ini, semuanya seakan terstrukturifikasi.
Dua orang mempunyai kemampuan kepemimpinan yang sama tetapi satu mempunyai
jabatan dan yang lain tidak maka akan kalah pengaruh. sama-sama mempunyai
jabatan tetapi tingkatannya tidak sama maka akan mempunya pengarauh yang
berbeda.
C. Faktor Situasi dan Kondisi
Pengertian situasi adalah kondisi
yang melingkupi perilaku kepemimpinan. Disaat situasi tidak menentu dan kacau
akan lebih efektif jika hadir seorang pemimpin yang karismatik. Jika kebutuhan
organisasi adalah sulit untuk maju karena anggota organisasi yang tidak
berkepribadian progresif maka perlu pemimpin transformasional. Jika identitas
yang akan dicitrakan oragnisasi adalah religiutas maka kehadiran pemimpin yang
mempunyai kemampuan kepemimpinan spritual adalah hal yang sangat signifikan.
Begitulah situasi berbicara, ia juga memilah dan memilih kemampuan para
pemimpin, apakah ia hadir disaat yang tepat atau tidak.
Komentar :
Dari
pengertian dan penjelasan faktor-faktor diatas dapat disimpulkan bahwa
faktor memimpin dapat diterapkan sesuai dengan jabatan, kondisi maupun
kemampuan personal antar pemimpin dan bawahan. Dengan adanya faktor inilah yang
membuat para pemimpin mampu mengkondisikan dirinya atas tugas dan
kewajiban-nya.
Teori dan Arti Penting Kepemimpinan
Pengertian
pemimpin
Pengertian pemimpin menurut Suradinata (1997:11) adalah orang
yang memimpin kelompok dua orang atau lebih, baik organisasi maupun keluarga.
Sedangkan kepemimpinan adalah kemampuan seorang pemimpin untuk mengendalikan,
memimpin, mempengaruhi fikiran, perasaan atau tingkah laku orang lain untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
Menurut Winardi (1990:32) bahwa pemimpin terdiri dari pemimpin formal (formal leader) dan pemimpin informal (informal leader). Pemimpin formal adalah seorang (pria atau wanita) yang oleh organisasi tertentu (swasta atau pemerintah) ditunjuk (berdasarkan surat-surat keputusan pengangkatan dari organisasi yang bersangkutan) untuk memangku sesuatu jabatan dalam struktur organisasi yang ada dengan segala hak dan kewajiban yang berkaitan dengannya untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi tersebut yang ditetapkan sejak semula. Sedangkan kepemimpinan adalah merupakan suatu kemampuan yang melekat pada diri seorang yang memimpin yang tergantung dari macam-macam faktor, baik faktor intern maupun faktor ekstern.
Siagian (1986:12) berpendapat bahwa kepemimpinan adalah keterampilan dan kemampuan seseorang mempengaruhi perilaku orang lain, baik yang kedudukannya lebih tinggi maupun lebih lebih rendah daripada nya dalam berfikir dan bertindak agar perilaku yang semula mungkin individualistik dan egosentrik berubah menjadi perilaku organisasional.
Menurut Winardi (1990:32) bahwa pemimpin terdiri dari pemimpin formal (formal leader) dan pemimpin informal (informal leader). Pemimpin formal adalah seorang (pria atau wanita) yang oleh organisasi tertentu (swasta atau pemerintah) ditunjuk (berdasarkan surat-surat keputusan pengangkatan dari organisasi yang bersangkutan) untuk memangku sesuatu jabatan dalam struktur organisasi yang ada dengan segala hak dan kewajiban yang berkaitan dengannya untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi tersebut yang ditetapkan sejak semula. Sedangkan kepemimpinan adalah merupakan suatu kemampuan yang melekat pada diri seorang yang memimpin yang tergantung dari macam-macam faktor, baik faktor intern maupun faktor ekstern.
Siagian (1986:12) berpendapat bahwa kepemimpinan adalah keterampilan dan kemampuan seseorang mempengaruhi perilaku orang lain, baik yang kedudukannya lebih tinggi maupun lebih lebih rendah daripada nya dalam berfikir dan bertindak agar perilaku yang semula mungkin individualistik dan egosentrik berubah menjadi perilaku organisasional.
Teori-teori dalam studi Kepemimpinan
Teori Great Man dan Teori Big Bang
•
Kepemimpinan merupakan bakat atau bawaan sejak
seseorang lahir
•
Bennis & Nanus (1990) menjelaskan bhw teori
ini berasumsi pemimpin dilahirkan bukan diciptakan
•
Kekuasaan berada pd sejumlah org tertentu, yang
melalui proses pewarisan memiliki kemampuan memimpin atau karena keberuntungan
memiliki bakat untuk menempati posisi sebagai pemimpin
•
“Asal Raja Menjadi Raja”
Teori Big Bang
•
Suatu peristiwa besar menciptakan seseorang
menjadi pemimpin
•
Mengintegrasikan antara situasi dan pengikut
•
Situasi mrpk peristiwa besar seperti revolusi,
kekacauan/kerusuhan, pemberontakan, reformasi dll
•
Pengikut adalah orang yang menokohkan seseorang
dan bersedia patuh dan taat
Teori Sifat (Karakteristik) Kepribadian Trait Theories
•
Seseorg dpt menjadi pemimpin apabila memiliki
sifat yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin
•
Titik tolak teori : keberhasilan seorang
pemimpin ditentukan oleh sifat kepribadian baik secara fisik maupun psikologis
•
Keefektifan pemimpin ditentukan oleh sifat,
perangai atau ciri kepribadian yang
bukan saja bersumber dari bakat, tapi dari pengalaman dan hasil belajar
Komentar :
Dari pengertian pemimpin diatas kita dapat
menyimpulkan bahwa seorang pemimpin ialah
seorang yang memegang jabatan
diatas anak buah / karyawan yang beranggota kan dua orang atau lebih.Seorang
pemimpin bertugas jauh diatas bawahan-nya, seorang pemimpin yang baik ialah seorang pemimpin yang mampu
mengelola segala jenis tugas dengan baik dan berjalan sesuai yang diharapkan.
Langganan:
Postingan (Atom)