Disini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya dalam kelompok
kerja yaitu Osis. Sebelumnya saya tidak tertarik untuk mengikuti kegiatan seperti
ini akan tetapi karna dulu sewaktu ospek saya melihat dan memerhatikan sekelompok
kakak kelas saya yang terjun langsung dalam hal meng-ospek adik kelasnya.
Disitu saya berdua dengan teman saya mempunyai planning untuk mendaftar menjadi Osis di salah
satu SMA Wasta di Jakarta.
Seiring berjalannya waktu, kenaikkan tingkat kelas, saya pun
mendaftar menjadi anggota osis dengan istilah mendemo dari kelas kekelas.Saya tidak ragu untuk masuk dari kelas X
maupun sampai kelas XII. Setelah saya mendemokan diri saya untuk bisa terpilih menjadi
anggota osis, dan sampai akhirnya saya terpilih
bukan hanya terpilih menjadi seorang anggota melainkan saya terpilih menjadi ketua
osis pada sekolahsaya.Saya pun bangga pada diri saya karna bisa dipercaya oleh pihak
sekolah untuk menjadi ketua osis.
Hari demi hari saya berubah karna sudah mempunyai tugas dan kewajiban
untuk membangun dan memberikan apresiasi untuk sekolah saya.Segala macam tugas saya
terima, sampai pada suatu hari saya berkumpul dengan anggota osis lain untuk rapat
menyambut tahun ajaran baru dimana pada setiap tahun ajaran baru ada siswa/i
untuk menjadi siswa baru di sekolah saya. Berkumpulnya kami para anggota osis untuk
berdebat/mengajukan pendapat agar ospek tahun
ajaran ini berhasil dengan lancar. Banyaknya anggota osis saya pun bingung untuk
mengambil keputusan karna setiap anggota mempunyai pendapat masing-masing. Sekian
lama kami berdebat dan sampai akhirnya saya mengambil keputusan untuk pada hari
pertama ospek kita mengadakan upacara bendera merah putih, kedua mencari kakak kelas
yang terdaftar menjadi osis untuk meminta tanda tangannya, dan pada hari terakhir
pelepasan balon yang ditandai telah selesainya ospek dan para siswa/i baru sudah
resmi menjadi siswa/i di sekolah kami.