BAB 1
PENDAHULUAN
Pengertian Organisasi
Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang
atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan
bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja
antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerja sama secara tertentu untukb
ersama-sama mencapai tujuan tertentu.
Organisasi merupakan suatu wadah atau tempat dimana
orang-orang, dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan tanpa
adanya organisasi menjadi saat bagi orang-orang untuk melaksanakan suatu kerja sama,
sebab setiap orang tidak mengetahui bagaimana cara bekerja sama tersebut akan
dilaksanakan. Pengertian tempat disini dalam arti yang konkrit, tetapi dalam arti
abstrak, sehingga dengan demikian tempat disini adalah dalam arti fungsi yaitu menampung
atau mewadai keinginan kerja sama beberapa orang untuk mencapai tujuan tertentu.
Dalam pengertian umum, maka organisasi dapat berubah wadah sekumpulan
orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu, missalnya organisasi buruh,
organisasi wanita, organisasi mahasiswa, dan sebagainya.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Teori Organisasi
Mengenai pengertian organisasi banyak sekali yang
berbeda, hal tersebut tergantung pada
kontek dan perspektif tertentu dari seseorang. Sebagian memutuskan perhatian
pada struktur organisasi dan sebagian lainnya membahas pada perilaku anggota
organisasi yang sering berinteraksi antara satu dengan lainnya dalam usaha
mencapai tujuan bersama yang telah di tetapkan terlebih dahulu.
Dalam pembahasan mengenai
teori organisasi, mencakup masalah
teori-teori organisasi yang pernah ada dan berlaku beserta sejarah dan
perkembangannya hingga sekarang. Yaitu meliputi teori organisasi politik, teori
organisasi neoklasik dan teori organisasi modern.
Teori
klasik (calssical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional, yang
berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu delapan ratusan
(abad 19).
Dalam
teori ini, organisasi
secara umum digambarkan oleh para teori klasik sebagai sangat tersentralisasi
dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik
struktural yang kaku tidak mengandung krativitas.
Teori
klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan,
kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan,
kegiatan-kegiatan,komunikasi dan faktor-faktor lain yang terjadi bila
orang-orang bekerja sama.
Teori
klasik berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan
yang sama mempunyai efek yang sama, yaitu : teori birokrasi, teori administrasi
dan teori manajemen ilmiah.
Teori
ini di kemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit
of Capitalism”.
Kata
birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal,
karena wewenagnya berasal dari seperangkat prosedur dan peranan yang dirumuskan
secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan
perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
Karkteristik-karakteristik
birokrasi menurut Weber adalah :
-
Ppembagian
kerja yang jelas
-
Hirarki
wewenang yang dirumuskan secara baik
-
Program
prosedur bagi penanganan situasi kerja
-
Sistem
aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegang
jabatan.
-
Hubungan
antar pribadi yang bersifat impersonal
DAFTAR PUSTAKA
·
Rais,
Soenyoto. 1994. Pengolahan Organisasi. Surabaya. Airlangga University Press.
·
Widiyatmini
& Amperaningrum, Izzati. 1995. Pengantar Organisasi dan Metode. Jakarta.
Gunadarma Uuniversity.
Leni Ardiyanti
2ka14
14113953
Tidak ada komentar:
Posting Komentar