Senin, 17 November 2014

Teori, Ciri-ciri dan Unsur Organisasi



BAB 1

PENDAHULUAN


Pengertian Organisasi



Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerja sama secara tertentu untukb ersama-sama mencapai tujuan tertentu.
Organisasi merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang-orang, dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan tanpa adanya organisasi menjadi saat bagi orang-orang untuk melaksanakan suatu kerja sama, sebab setiap orang tidak mengetahui bagaimana cara bekerja sama tersebut akan dilaksanakan. Pengertian tempat disini dalam arti yang konkrit, tetapi dalam arti abstrak, sehingga dengan demikian tempat disini adalah dalam arti fungsi yaitu menampung atau mewadai keinginan kerja sama beberapa orang untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pengertian umum, maka organisasi dapat berubah wadah sekumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu, missalnya organisasi buruh, organisasi wanita, organisasi mahasiswa, dan sebagainya.









BAB 2

PEMBAHASAN


2.1 Teori Organisasi
Mengenai pengertian organisasi banyak sekali yang berbeda, hal tersebut tergantung pada kontek dan perspektif tertentu dari seseorang. Sebagian memutuskan perhatian pada struktur organisasi dan sebagian lainnya membahas pada perilaku anggota organisasi yang sering berinteraksi antara satu dengan lainnya dalam usaha mencapai tujuan bersama yang telah di tetapkan terlebih dahulu.
Dalam pembahasan mengenai teori organisasi, mencakup masalah teori-teori organisasi yang pernah ada dan berlaku beserta sejarah dan perkembangannya hingga sekarang. Yaitu meliputi teori organisasi politik, teori organisasi neoklasik dan teori organisasi modern.


Teori klasik (calssical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional, yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu delapan ratusan (abad 19).

Dalam teori ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teori klasik sebagai sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku tidak mengandung krativitas.

Teori klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan,komunikasi dan faktor-faktor lain yang terjadi bila orang-orang bekerja sama.

Teori klasik berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama mempunyai efek yang sama, yaitu : teori birokrasi, teori administrasi dan teori manajemen ilmiah.




Teori ini di kemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism”.

Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenagnya berasal dari seperangkat prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.

Karkteristik-karakteristik birokrasi menurut Weber adalah :

-          Ppembagian kerja yang jelas
-          Hirarki wewenang yang dirumuskan secara baik
-          Program prosedur bagi penanganan situasi kerja
-          Sistem aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegang jabatan.
-          Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal


DAFTAR PUSTAKA


·         Rais, Soenyoto. 1994. Pengolahan Organisasi. Surabaya. Airlangga University Press.
·         Widiyatmini & Amperaningrum, Izzati. 1995. Pengantar Organisasi dan Metode. Jakarta. Gunadarma Uuniversity.






Leni Ardiyanti
2ka14
14113953

Tidak ada komentar:

Posting Komentar