Komunikasi
intrapersonal
Komunikasi yang
dilakukan oleh satu orang saja atau pada diri sendiri, seperti halnya ketika
sedang menghayal, seolah olah kita sedang berkomunikasi dengan diri kita
sendiri.
Komunikasi
Interpersonal
komunikasi yang
dilakukan oleh lebih dari satu orang biasanya jenis komunikasi seperti ini
dilakukan oleh dua orang secara tatap muka walupun terkadang tidak dilakukan
secara tatap muka, komunikasi seperti ini merupakan komunikasi yang lebih
efektif karena melalui komunikasi yang seperti ini kita dapat menyampaikan
pesan dan dapat berinteraksi satu sama lain, sehingga menghasilkan makna.
Komunikasi
dalam kelompok kecil
Komunikasi yang
dilakukan dalam suatu kelompok kecil, seperti halnya dalam sebuah organisasi
yang anggotanya hanya berjumlah sedikit, komunikasi seperti ini dilakukan lebih
dari dua orang tetapi didalam ruang lingkup yang kecil, dimana setiap
individunya memiliki pandangan dari setiap pesan yang sampaikan.
Komunikasi
Publik
Komunikasi yang
dilakukan dalam ruang lingkup yang lebih besar, komunikasi yang terjadi pun
menjadi lebih kompleks, karena setiap individunya memiliki pandangan yang
berbeda dari pesan yang telah disampaikan, sehingga di dalam komunikasi jenis
ini banyak dari tiap individunya yang memberikan pendapat yang berbeda, karena
masing-maing dari individunya memiiki makna yang berbeda dari pesan yang
disampaikan.
Komunikasi
Massa
Komunikasi jenis ini
berlangsung pada ruang lingkup yang lebih besar dari jenis-jenis komunikasi
sebelumnya, biasanya perilaku komunikasi jenis ini dilakukan melalui sebuah
perantara biasanya dilakukan melalui sebuah media, bisa berupa surat kabar,
televisi, radio, dan lain-lain. Dalam perilaku komunikasi ini individu yang
terlibat tidak saling mengenal, perilaku komunikasi jenis ini dapat dibilang
kurang efektif karena dari pesan yang disampaikan akan menimbulkan banyak makna
karena individu yang terlibat disini banyak sekali, sehingga pendeskripsian
dari pesan yang disampaikan akan memberikan makna yang berbeda-beda.
Menganalisis
Perilaku Komunikasi
Disini kita mencoba
menganalisis perilaku komunikasi yang kita lakukan di dalam kehidupan
sehari-hari dengan cara yang bermacam-macam, yang bertujuan untuk mengetahui
sebarapa pahamkah diri kita tentang perilaku komunikasi yang telah kita
lakukan. Metode yang dilakukan bisa bermacam-macam salah satunya dengan
mempersentasekan kegiatan komunikasi yang dilakukan.
Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator
menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu
persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi ini bertujuan untuk
menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada
umumnya). Proses komunikasi, banyak melalui perkembangan. Proses komunikasi
dapat terjadi apabila ada interaksi antar manusia dan ada penyampaian pesan
untuk mewujudkan motif komunikasi.
Tahapan proses komunikasi adalah sebagai berikut :
Penginterprestasian, hal yang diinterpretasikan
adalah motif komunikasi, terjadi dalam diri komunikator. Artinya, proses
komunikasi tahap pertama bermula sejak motif komunikasi muncul hingga akal budi
komunikattransmitteror berhasil menginterpretasikan apa yang ia pikir dan
rasakan ke dalam pesan (masih abstrak). Proses penerjemahan motif komunikasi ke
dalam pesan disebut interpreting.
Penyandian, pada tahap ini masih ada dalam
komunikator dari pesan yang bersifat abstrak berhasil diwujudkan oleh akal budi
manusia ke dalam lambang komunikasi. Tahap ini disebut encoding, akal budi manusia
berfungsi sebagai encorder, alat penyandi: merubah pesan abstrak menjadi
konkret.
Pengiriman, proses ini terjadi ketika komunikator
melakukan tindakan komunikasi, mengirim lambang komunikasi dengan peralatan
jasmaniah yang disebut, alat pengirim pesan.
Perjalanan, pada tahapan ini terjadi antara
komunikator dan komunikan, sejak pesan dikirim hingga pesan diterima oleh
komunikan.
Penerimaan, pada tahapan ini ditandai dengan
diterimanya lambang komunikasi melalui peralatan jasmaniah komunikan.
Penyandian Balik, pada tahap ini terjadi pada diri
komunikan sejak lambang komunikasi diterima melalui peralatan yang berfungsi
sebagai receiver hingga akal budinya berhasil menguraikannya (decoding).
Penginterpretasian, pada tahap ini terjadi pada
komunikan, sejak lambang komunikasi berhasil diurai kan dalam bentuk pesan.
komentar : dari jenis-jenis komunikasi diatas saya
dapat menyimpulkan bahwa komunikasi sama seperti halnya kita memberi kritik atau
saran yang mempunyai banyak perbedaan. Komunikasi diatas memberikan kita banyak
informasi untuk bisa berinteraksi dengan orang lain. Pada proses berkomunikasi
juga banyak perbedaannya tidak hanya bertatap muka tetapi juga bias melalui
media elektronik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar